Makalah Museum IPTEK
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
MAKALAH
BAB I
PENDAHULUAN
Museum
IPTEK yang bertempat di komplek TMII Jakarta merupakan suatu tempat di
mana dikumpulkannya alat-alat peraga yang mengenai pembelajaran IPA.
Museum IPTEK sebagai tempat rekreasi yang mana kita dapat berekreasi
sambil belajar. Melalui museum IPTEK kita dapat menambah pengetahuan
yang telah banyak mengetahui alat-alat yang selama ini belum pernah kita
lihat di lingkungan Madrasah.
A. LATAR BELAKANG
Masalah
yang melatarbelakangi karya wisata pada hakekatnya adalah pembekalan
pengetahuan tentang berbagai macam alat komunikasi kepada siswa-siswi
MTs. Negeri Mranggen Kabupaten Demak. Karya studi wisata ini merupakan
salah satu bagian wisata sekaligus membuktikan teori ilmu yang didapat
di bangku Madrasah dengan kenyataan yang sebenarnya. Setelah itu siswa
dapat menyusun laporan sebagai hasil karyha study wisata.
B. RUANG LINGKUP
Ruang
lingkup dari kegiatan karya wisata ini adalah museum IPTEK yang berada
di komplek TMII di Jakarta yang menempati areal 42.300 km2 dan luas lantai bangunan 24.000 m2. Museum IPTEK terletak di komplek TMII di Jakarta dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 20 April
1991. Tujuan didirikannya museum IPTEK adalah untuk mentransformasikan
IPTEK kepada generasi muda melalui cara-cara yang menyenangkan, mudah,
menarik, dan mengesankan.
Di museum IPTEK terdapat beberapa alat peraga kurang lebih 250 alat peraga interaktif yang harus disentuh, dipegang dan dimainkan untuk mengenal lebih jauh tentang apa dan apa IPTEK itu. Kita membeli buku panduan yang dijual di museum IPTEK pada kunjungan di museum dan sekaligus kita dapat mempraktekan cara kerja jenis mesin apapun yang berkaitan dengan pelajaran IPA.
C. TUJUAN KARYA WISATA
Tujuan dilaksanakannya study wisata ini adalah:
a. Untuk melengkapi persyaratan mengikuti Ulangan Akhir Semester Genap kelas VIII.
b. Untuk menambah ilmu pengetahuan tentang perkembangan IPTEK di sekeliling kita.
c. Untuk menambah keimanan kepada Allah SWT atas kekuasaannya dengan melihat alat-alat peraga dimuseum IPTEK TMII.
D. SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN
Untuk lebih jelasnya untuk mendapatkan gambaran mengenai isi laporan ini, maka kami uraikan Sistematika Wisata ini secara garis besar.
Adapun sistematika akan kami tentukan sebagai berikut:
· Halaman judul
· Halaman pengesahan
· Motto dan persembahan
· Kata pengantar
· Daftar isi
BAB I : PENDAHULUAN
a. Latar belakang
b. Ruang lingkup
c. Tujuan
d. Sistematika laporan
BAB II : PENGKLASTERAN ALAT PERAGA
a. Klasifikasi
b. Alat-alat peraga
BAB III : PENUTUP
a. Kesimpulan
b. Saran
c. Penutup
BAB II
PENGKLASTERAN ALAT PERAGA DI MUSEUM IPTEK TMII
A. Klasifikasi
Alat
peraga yang digunakan untuk peragaan di museum IPTEK sangat mudah
ditemukan karena wujud bagiannya yang khas dan memberikan kesan yang
berbeda dengan bangunan di sekitarnya. Museum IPTEK yang berada di
komplek TMII Jakarta yang menempati area 42.300 Km2.
B. Alat-alat Peraga
1. Tekanan Uap
Ketika
udara di dalam salah satu bejana yang dipanaskan, tekanan udara di
dalam bejana ini akan meningkat sehingga permukaan cairan pada bejana
ini lebih rendah dari permukaan cairan pada bejana yang lain.
2. Tekanan Berat
Titik
berat ada pada titik tumpu (bagian tangan anda) bila titik lampu
ditampung, maka benda-benda pada posisi seimbang sehingga tidak jatuh.
3. Tabung Hampa
Semua benda baik ringan maupun berat apapun bentuknya maupun ukurannya akan jatuh dengan kecepatan yang sama dengan ruang hampa.
4. Roda yang tidak bulat
Roda-roda tersebut tidak bulat tetapi memiliki sisi-sisi dan ketinggian yang sama, sehingga roda itu dapat berputar.
5. Bola Bergantung
Bola melayang dan meja bernauli bekerja berdasarkan hukum bernauli.
6. Bola Melayang
Tekanan
udara akan berkurang bila kecepatan bertambah tekan udara dalam cairan
udara lebih rendah dari pada udara luar sehingga bola melayang.
7. Roda Gigi
Kecepatan
rotasi sepasang roda gigi bergantung pada jumlah gigi masing-masing
roda, makin banyak jumlah gigi pada roda penggerak makin berkurang
rotasinya.
8. Giroskop
Menunjukkan adanya gaya putar lain pada benda berputaran yang disebut efek giroskop.
9. Katrol
Bergerak karena lebih ringan dari pada katrol tetap.
10. Rocket
Adalah pesawat terbang atau peluru kendali yang didorong oleh air.
11. Gaya adgesif dan kohesif
Gaya
yang dimiliki air sabun dapat membentuk selaput tipis, apabila selaput
tipis sabun dilalui cahaya akan Nampak efek depresi cahaya.
12. AC dan DC
Listrik
atau bolak-balik adalah listrik yang besar tegangannya dan arah arusnya
berubah secara teratur. Arus listrik searah adalah listrik dengan
tegangan dan arah arusnya tetap.
13. Tokoh-tokoh IPTEK
a. Plato
Dia adalah terkenal sebagai penemu ahli filsafat
b. Abdul Salam
c. Nicolas Copernicus
d. Albert Einstein
e. Will Helm Ostwald
f. Sir Isaat Newton
Dia merupakan penemu hukum Newton.
g. Gottfried Wilhelm Leibniez
Dia merupakan pencipta lubang-lubang matematis terbesar.
14. Getaran
Gesekan
yang menghasilkan getaran dengan frekuansi tetap yang mengakibatkan
butiran membentuk pada yang sama permukaan plat getar.
15. Seri dan Parallel
Besar tegangan hambatan arus listrik pada suatu rangkaian dipengaruhi oleh genolon komponen rangkaian arus listrik yang ada.
16. Mekanisme pernafasan
Mekanisme masuk dan keluarnya udara dank e paru-paru karena besarnya atau kecilnya rongga udara.
17. Tabung dan Gosip
Kolom pipa memungkinkan gelombang suara tidak banyak kehilangan energy sehingga gelombang masih dapat didengar pada ujung pipa lainnya.
18. Balok dan Silinder
Ketika
bergerak lurus (translasi) balok mengalami gaya gerak yang lebih besar
karena permukaan sentuhnya dengan bidang labih luas.
19. Gaya hambat
· Gaya hambat suatu gaya berlawanan gerakan aliran fluida (cair udara).
· Penyebabnya adalah geseknya atau gaya gesekan pada yang lain.
· Hambatan pada hampa udara adalah besar.
· Gaya hambat airo dinamika dibentuk sangat berarti.
· Bentuk lebih penting dari pada ukuran.
20. Generator Van De Graff
Menurut
fisika muatan listrik yang sejenis akan saling tolak menolak gemitor
akan membuat bola logam menjadi bermuatan listrik ketika memegang bola
tubuh kita menjadi bermuatan listrik.
21. Boneka Listrik
Golongan
kawat pada boneka berputar di antara magnet tetap dan membangkitkan
arus listrik. Adanya arus listrik ini dapat melihat pada golvana meter.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Tujuan
dari karya wisata ini adalah untuk menambah ilmu pengetahuan, sebagai
sarana pendidikan, sebagai sarana rekreasi dan sebagai sarana pendapat
daerah setempat dan sebagai pengalaman yang terindah karena menuntut
ilmu.
B. Saran
1. Kita harus bersyukur kepada Allah SWT karena dengan rahmatNya kita memperoleh nikmat yang sangat luar biasa.
2. Kita harus meningkatkan belajar dalam bentuk apapun baik di luar maupun di dalam sekolah.
3. Kita harus mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur.
4. Kita harus mengisi kemerdekaan ini dengan cara giat belajar untuk mencapai cita-cita yang kita harapkan.
C. Penutup
Alhamdulillah
dengan taufiq, hidayah dan inayahNya, penyusun dapat menyelesaikan
laporan karya wisata ini yang dilaksanakan di Museum IPTEK yang terletak
di komplek TMII Jakarta. Walaupun laporan hasil karya wisata ini telah
kami susun dengan semaksimal namun penyusun menyadari bahwa banyak
kekurangan. Oleh karena itu penyusun mengharapkan saran dan kritiknya
yang bersifat konstruktif guna perbaikan laporan karya wisata ini dengan
baik.
Semoga
kita diberi kekuatan lahir dan batin untuk mencari nilai moral bangsa
Indonesia. Atas saran dan kritik penulis mengucapkan banyak terima
kasih.
v PESAN
Semoga
teman-temanku yang ada di MTs. Negeri Mranggen Kabupaten Demak bisa
belajar yang baik dan tingkatkanlah prestasimu. Karena hidup pendidikan
kita dapat menentukan masa depan yang cerah, karena sekolah dapat
menjadikan kita sebagai orang yang pintar yang berguna bagi nusa,
bangsa, dan keluarga.
v KESAN
Kami
dari tim penyusun laporan ini mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu guru yang suddah membimbing dan
mengarahkan dengan penuh kasih sayang sehingga kami dapat melaksanakan
Karya Wisata dan sekaligus membuat laporan ini. Dan karena Bapak/Ibu
guru juga yang dapat menjadikan kami menjadi pintar dan orang yang
berguna.
Kami
sangat senang karena bisa mempraktekan langsung pelajaran IPA yang
didapat di Madrasah di Museum IPTEK yang sudah disediakan walaupun tidak
ada di Madrasah dan hanya di situlah kita dapat menimba ilmu dengan dan
mempraktekkan langsung terutama yang berkaitan dengan pelajaran IPA.
Kami sangat senang belajar sambil bermain di museum IPTEK di kelompok
TMII Jakarta.
Sekian dulu dari penulis semoga makalahnya bermanfaat buat temen-temen semua, Maaf baru bisa update lagi, ma'lum agak sibuk jadi agak sulit buat nulis lagi. Doakan saja buat penulis agar sehat selalu :) hehe, Ditunggu kritik dan sarannya. Jangan lupa like and follow saya terus agar saya selalu semangat buat nulis lagi. temen-temen juga bisa liat saya di chanel youtube dan di facebook.
Youtube : https://www.youtube.com/channel/UC76CfXaPn6GUW-9UTG5zU9w
Facebook : https://www.facebook.com/siboedak.gaul
Kunjungi Juga Blog Lainnya :
https://republikamahasiswauinsgdbandung.blogspot.com/2018/09/pbak-day-3-kamis-30-augustus-2018-di.html
https://ypibaniyasin.blogspot.com/2015/01/bani-yasin-latar-belakang-merunut-pada.html
Sekian dan terimakasih Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhh
Sekian dulu dari penulis semoga makalahnya bermanfaat buat temen-temen semua, Maaf baru bisa update lagi, ma'lum agak sibuk jadi agak sulit buat nulis lagi. Doakan saja buat penulis agar sehat selalu :) hehe, Ditunggu kritik dan sarannya. Jangan lupa like and follow saya terus agar saya selalu semangat buat nulis lagi. temen-temen juga bisa liat saya di chanel youtube dan di facebook.
Youtube : https://www.youtube.com/channel/UC76CfXaPn6GUW-9UTG5zU9w
Facebook : https://www.facebook.com/siboedak.gaul
Kunjungi Juga Blog Lainnya :
https://republikamahasiswauinsgdbandung.blogspot.com/2018/09/pbak-day-3-kamis-30-augustus-2018-di.html
https://ypibaniyasin.blogspot.com/2015/01/bani-yasin-latar-belakang-merunut-pada.html
Sekian dan terimakasih Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhh
